Hitam Putih (Terkadang) Lebih Berwarna

pura tanah lot

Assalamualaikum wr wb.

Zulkar9 bukan ahlinya dalam dunia fotografi (terlebih zulkar9 adalah lulusan sarjana kehutanan, hihihi).  Namun indahnya dunia fotografi sangat menarik zulkar9 untuk mencoba mengenal lebih jauh tentang kamera, lensa dan sebagainya. Di mata zulkar9, ketika kita bisa melihat kebahagiaan dunia dari balik bidikan lensa dan mengabadikannya menjadi sebuah gambar adalah sebuah kesaksian bahwa Tuhan itu memang Maha Besar. Kita akan tersadar, bagaimana hebatnya Tuhan menciptakan dunia.

Kembali ke topik (hehe..). Karena zulkar9 pun adalah orang yang baru belajar, jadi jangan dulu berharap zulkar9 akan membandingkan kamera-kamera DSLR ataupun diminta memperlihatkan hasil jepretan yang zulkar9 hasilkan. Kali ini zulkar9 ingin berbagi pengalaman tentang salah satu keheranan zulkar9 ketika mengedit foto. Memang photoediting bagi sebagian kalangan, bukanlah bagian dari dunia fotografi. Namun tidak bisa dipungkiri, banyak dari kita termasuk yang (mulai) profesional, masih menggunakan “trik” editing di sentuhan akhir jepretannya. Entah itu hanya memperbaiki warna, cropping dan lain sebagainya.

Dalam hal mengedit foto, ada kalanya foto-foto tertentu yang berwarna, ketika kita mengubahnya menjadi foto hitam putih, zulkar9 merasa foto tersesbut seakan menjadinya lebih “berwarna”. Aneh bukan? Awalnya zulkar9 pun merasa heran, kok bisa foto yang sudah diubah menjadi hitam putih lebih sedap dipandang mata ketimbang ketika dia masih memiliki warna?!

Dari hasil coba-coba dan membaca sedikit artikel yang bisa zulkar9 temukan, dapat zulkar9 simpulkan bahwa terkadang memang ada foto-foto yang “lebih baik” dijadikan foto hitam putih, kawan. Nah pertanyaannya adalah, foto yang seperti apa yang pantas dijadikan foto hitam putih.

Sebenarnya semua foto bisa dijadikan bertema hitam putih, asal dengan cara yang tepat dan alasan yang masuk akal. Alasan utama yang zulkar9 lihat dari seorang fotografer profesional mengubah hasil fotonya menjadi hitam putih adalah karena foto tersebut terlalu berwarna. Banyaknya warna yang hadir dalam sebuah foto terkadang akan mengaburkan objek utama dari sebuah foto. Dan apabila objek utamanya terkaburkan, maka fotografer akan kesulitan menyampaikan pesan dari foto yang dia tangkap. Biasanya foto berjenis candid, foto outdor ataupun foto-foto yang elemen latar belakangnya tidak bisa dikendalikan oleh fotografer (berlangsung alami). Dengan menjadikannya hitam putih, maka warna yang tampak pada gambar/foto akan terlihat lebih rapi, dan pemirsa akan lebih mudah dalam menikmati hasil jepretannya. Dan tentu saja, pesan yang ingin disampaikan akan dapat ditangkap dengan lebih mudah.

Alasan lain dari diubahnya sebuah foto berwarna menjadi hitam putih tidak lain adalah agar mendapat kan kesan klasik dari foto tersebut. Tentu saja hal ini harus disesuaikan dengan objek yang ada dalam foto tersebut. Foto bertema futuristik tentu akan sulit diterima jika diubah menjadi hitam putih. Sebaliknya, foto-foto bertema candi ataupun bangunan bersejarah tentu akan lebih “ngena” apabila ditampilkan dalam versi hitam putih.

Hitam Putih

Ok, mungkin itu saja dulu kawan untuk pembahasan mengenai fotografi yang pertama, hehehe. Selamat mencoba dan selamat bersenang-senang dengan foto yang kalian punya. Tips, cobalah untuk menggabungkan foto hitam putih dengan trik edit foto yang lain, semoga hasilnya lebih bervariasi lagi.

Wassalamualaikum wr wb.

About zulkar923

Adalah orang yang sedang belajar berjalan untuk memperbaiki dirinya. Melalui blog ini, Ia berharap dapat menulis apa saja yang Ia sukai. Menyenangkan dan menenangkan hati banyak orang dengan tulisan-tulisannya. Karena apa yang ia tulis bukanlah hal yang "berat", yang sulit dan membutuhkan pemikiran yang rumit. Hal yang ingin Ia tulis adalah hal-hal ringan yang ada di sekitar kita. Seperti video game, fotografi, kuliner, motivasi dan tulisan-tulisan lainnya yang semoga tidak hanya menarik, tapi juga bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. Ia berharap, banyak dari kawan-kawan dan para pembaca memberikan kritik serta masukan, agar Ia senantiasa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik yang selalu memperbaiki diri.
This entry was posted in Fotografi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s