Ketika Do’a Belum Terjawab..

Berdoa

Assamualaikum wr wb..

Kawan, pernahkah kita merasa sudah sering berdoa, tapi belum juga dikabulkan? Atau bahkan sejak lama, setiap kali punya keinginan, tapi ga pernah terpenuhi. Mungkin sedikit tulisan ini bisa membuat kita tetap bersemangat. Berikut ini kisahnya (sedikit saya edit, tujuan awalnya sih biar lebih bisa dimengerti, tapi kalo malah jadi acak-acakan, maaf. hehehe. semoga kawan tetep bisa mengambil hikmahnya):

—–

Ada seorang pemuda yang rajin berdoa. Orangnya Sholeh. Ibadahnya baik. Tapi doa tak kunjung terkabul. Setiap kali dia ada permintaan, (selain dia bekerja keras) dia berdoa dengan khusyuk. Sebulan menunggu, masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. Malah diperkhusyuk doanya dan digiat bekerjanya. Tiga bulan juga belum terkabul. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan, belum terkabul juga.

Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat masih bolong-bolong. Kelakuannya juga sering nggak beres. Sering tipu-tipu. Bohong sana-sini. Tapi anehnya, apa yang dia harapkan, semuanya dia dapatkan. Orang sholeh ini pun heran. Akhirnya, dia pun datang ke seorang ustadz. Ceritalah dia tentang permasalahan yang sedang dia hadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul, padahal dia taat. Sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang diinginkan.

Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini. “Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan (acak-acakan), maen musiknya gak bener, suaranya suara orang mabuk, bagaimana?”

Orang sholeh tadi menjawab, “segera saya kasih uang pak ustadz, gak nahan ngeliat dan ndengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula.”

Lalu Ustadz itu bertanya kembali, “Kalau pengamen yang dateng berpakaian rapi, main musiknya enak, suaranya empuk (merdu), wangi, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana?”

Orang itu menjawab, “Wah, kalo gitu, saya dengerin dulu, ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. hehehe. Kalau perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai se-album pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 per lagu juga berani, ustadz”

Pak ustadz pun tersenyum. Lalu berkata, “begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, berpakaian rapi, wangi, suci. Allah betah ndengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. Bagi Allah Yang Maha Kaya, Maha Kuasa, membari apa yang kamu mau itu mudah sekali. Hanya berfirman “Jadilah” maka Jadilah ia. Tapi Allah ingin menahan kamu dan keinginanmu, agar kamu lebih khusyuk, agar kamu lebih dekat dengan-Nya. Coba bayangkan, jika doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Mungkin akan timbul rasa “berpuas diri dalam beribadah” atau cukup dengan ibadah yang seperti itu. iya kan? Dan insya Allah di penghujung nanti, apa yang akan kamu dapatkan, mungkin jauh lebih besar dari apa yang kamu minta”

“Beda dengan temenmu itu. Allah mungkin tidak ingin berlama-lama dengannya (karena dosanya yang banyak dan tak kunjung menyadari kesalahan-kesalahannya). Sudah diberikan apa yang ia inginkan, tapi masih saja berbuat curang, ibadah sembarangan (semaunya). Maka Allah biarkan ia bergelimang dosa. Makanya Allah buru-buru kasih aja (apa yang ia mau). Selesai. Jatahnya ya hanya itu saja. hanya sebatas apa yang ia inginkan.”

“Dan yakinlah, nak”, sambung kata pak ustadz,

“kalaupun apa yang kamu minta ternyata tidak Allah beri sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga bagi orang-orang yang beruntung (yaitu bagi orang-orang yang khusyuk dan sabar dalam doanya). Tidak akan merasa kurang satu apapun bagi mereka yang berada di sana.

Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, telah berprasangka buruk kepada Allah. Padahal ternyata, Allah sangat menyayanginya..

——

Wallahu ta’ala a’lam..

tapi yang pasti, Islam mengajarkan untuk tidak berputus asa dari Rahmat-Nya. Terus deh kita perbaiki diri kita. Bukan hanya hubungannya dengan Allah aja.. tapi juga dengan sesama makhluk-Nya..

Semoga bermanfaat, untuk saya pribadi terutama.

Wassalamualikum wr wb

About zulkar923

Adalah orang yang sedang belajar berjalan untuk memperbaiki dirinya. Melalui blog ini, Ia berharap dapat menulis apa saja yang Ia sukai. Menyenangkan dan menenangkan hati banyak orang dengan tulisan-tulisannya. Karena apa yang ia tulis bukanlah hal yang "berat", yang sulit dan membutuhkan pemikiran yang rumit. Hal yang ingin Ia tulis adalah hal-hal ringan yang ada di sekitar kita. Seperti video game, fotografi, kuliner, motivasi dan tulisan-tulisan lainnya yang semoga tidak hanya menarik, tapi juga bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. Ia berharap, banyak dari kawan-kawan dan para pembaca memberikan kritik serta masukan, agar Ia senantiasa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik yang selalu memperbaiki diri.
This entry was posted in Ngilmu dikit yuk. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s